Analisis Peluang Usaha Ternak Ayam Kampung

admin

Analisis Usaha Ternak Ayam Kampung yang Menguntungkan – Usaha ternak ayam kampung secara intensif memang sangat menggiurkan. Bukan hanya untuk keperluan dagingnya, melainkan usaha penetasannyapun terbilang cukup menjanjikan. Cukup hitung saja, saat ini harga telur ayam kampung 1300 rupiah per butir. Sementara itu, harga anak ayam kampung yang barus menetas atau DOC mencapai sekitar 3000 Rupiah per ekor.

Artinya kalau ditetaskan, keuntungan usaha ternak ayam kampung ini bisa lebih dari 100 % bukan ? Sementara untuk perhitungan sederhana, untuk skala 1500 ekor ayam kampung pedaging Setiap peetrnak bisa meraup untuk bersih sekitar Tiga hingga Empat Juta Rupiah dalam sekali panen. Ini dengan asumi per kilogramnya dijual dengan harga 35 ribu rupiah.

Biaya Investasi Ternak Ayam Kampung

  • Sewa kandang: Rp1500.000
  • Pemanas: Rp600.000
  • Makanan dan Minuman: Rp600.000
  • Terpal: Rp200.000
  • Jumlah: Rp2.900.000

Peluang usaha ternak ayam kampung secara intensif sangat besar dan masih terbuka lebar, sebab dari besarnya permintaan pasar, pasokan yang bisa dipenuhi barus hanya dua hingga sepuluh persen saja. Selain usaha ternak ayam kampung secara intensif juga ada semacam garansi pasarnya.

Garansi pasar yang pertama soal penjualan, artinya berapapun banyaknya jumlah ayam kampung yang kita ternakkan semuanya akan diserap oleh pasar. Garansi pasar yang kedua soal harga, peternak ayam kampunglah yang mengendalikan harga jual dengan standart minimal dan bukan pedagang. Juga harga ayam kampung setiap tahunnya tidak pernah mengalami penurunan harga bahakn terus mengalami kenaikan harga hingga 15 persen. Maka, tidak ada yang perlu ditakutkan dalam menekuni usaha ternak ayam kampung secara intensif ini.

Bagi peternak ayam kampung intensif pemula tidak prerlu hawatir soal penjualanya, sebab pedagang ayam kampung selalu berkeliling mencari dimana ada tempat yang banyak peternak ayam kampungnya. Bahkan tidak jarang banyak pedagang yang menitipkan uang muka bukan untuk mengatur harga tapi agar kebagian barang. Namun akan lebih baik lagi jika kita menjalin hubungan dengan pedagang dan menginformasikan waktu panen ternak ayam kampung yang kita tekuni. Konsumen terbesar ayam kampung adalah Pasar tradisional, rumah makan dan supermarket.

VIRAL:  Analisis Budidaya Ikan Gurame di Rumah

Komponen Pokok Ternak Ayam Kampung

Komponen yang pokok dalam usaha ternak ayam kampung adalah

  • DOC
  • Pakan
  • Tenaga kerja
  • Gas untuk pemanas
  • Vaksin

Total biaya produksi untuk pemeliharaan ayam kampung mulai DOC hingga panen mencapai Rp. 23 ribu perekor. Jadi, jika berminat memuali usaha ini, tinggal kalikan saja, berapa skala usaha yang akan dipilih. Sedang harga jual ayamnya perkilogram mencapai 30 hingga 35 ribu perekor.

Harga jual ayam kampung akan mengalami kenaikan drastis pada saat bulan puasa atau menjelang Hari Raya Lebaran yakni bisa mencapai tiga kali lipat dari harga biasa.

Demikianlah sekilas tentang Analisa Usaha Ternak Ayam Kampung Asli Yang Menguntungkan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Artikel Terkait