Analisis Peluang Usaha Ternak Ayam Kampung

admin

Meski terbilang baru peluang usaha ternak ayam kampung unggulan rupanya menjanjikan keuntungan yang terbilang lumayan. Apalagi peternak bisa mengambil keuntungan dari pemeliharaan pembesaran dan juga dari penetasannya. Berikut analisis usaha ternak ayam kampung yang harus Anda ketahui.

Analisis usaha ternak ayam kampung

Coba anda hitung, saat ini harga telur ayam kampung unggulan tingkat eceran sekitar Rp1.500,00 hingga Rp2.000 per butir, sedangkan untuk supermarket mencapai Rp1.700,00 hingga Rp2.500,00 perbutirnya.

Sementara harga jual daging ayam kampung unggulan juga tak kalah menarik, yakni dapat mencapai hingga Rp60.000,00 per ekornya. Wajar saja, jika ada peternak ayam unggulan yang mampu meraup omset hingga Rp100 juta tiap minggu hasil dari usaha ternak ayam unggulan ini.

Merencanakan usaha peternakan unggas seperti ayam kampung memang harus dengan kajian yang matang dan jangan hanya asal punya uang lantas bisa semaunya terjun kebisnis peternakan ayam ini karena jika salah langkah bukan untung yang bakal didapat tapi malah buntung.

Khusus usaha ternak ayam unggulan hal yang patut diperhatikan adalah, ketersediaan bibit ayam umur satu hari atau DOC, serta syarat pemeliharaan hingga jaminan pasarnya. Sebab pada umumnya usaha yang belum memiliki pola pasar atau masih tersegmentasi tidak memiliki aturan harga yang berpihak ke konsumen.

Artinya, produsen telur atau DOC ayam kampung unggulan bisa mengatur harga semaunya jika terdapat lonjakan permintaan, sehingga untuk usaha pembesaran bisnis ayam kampung unggulan ini menjadi layak untuk dijalankan.

Memang membibitkan sendiri adalah pilihan alternative paling jitu untuk mendapatkan DOC berkualitas sesuai kebutuhan. Tapi menggeluti dunia pembibitan bukanlah urusan yang mudah, disamping perlu skil khusus soal trik penetasannya, modal untuk menekuni usaha pembesaran ayam kampung unggulan ini juga tidak boleh tipis.

VIRAL:  Cara Menanam Pepaya California Agar Panen Melimpah

Karena minimal harus mengeluarkan biaya untuk membeli mesin tetas, indukan unggul, hingga tempat pemeliharaan bibit dan induknya. Nah cara yang terbaik sebelum terjun kedunia pembibitan ayam kampung unggulan adalah dengan membangun usaha pembesarannya lebih dahulu.

Kandang ayam kampung

Kandang merupakan syarat utama dalam bisnis ayam unggulan. Apalagi jika usaha ternak ayam kampung unggulan ini dilakukan secara intensif. Kandang pemeliharaan ayam kampung unggulan biasa dibagi menjadi beberapa kelompok, yakni kandang umur 1 hingga 20 hari dan ayam usia 21 hari sampai siap panen.

Kandang usia satu hingga 21 hari biasa disebut dengan kandang BOX karena bentuknya yang kotak. Kepadatan ayam dalam kandang BOX ini dianjurkan setiap satu meter persegi berisi 40 sampai 45 ekor ayam, dan setiap minggunya bisa dikurangi 5 ekor. Artikel lainnya : Kiat Sukses Budidaya Lebah Madu.

Pemeliharaan DOC dikandang BOX mutlak memerlukan lampu penghangat, atau biasa disebut pemanas. Suhu dalam kandang BOX tersebut diusahakan antara 30 sampai 32 derajat celcius. Sementara untuk kandang ayam usia 21 hari keatas biasanya dipakai untuk tujuan ayam pedaging.

Ada dua model kandang yang umumnya digunakan peternak pada fase ini. Ada yang memakai kandang BOX lalu ada juga yang memakai kandang bentuk POSTAL. Kandang POSTAL biasanya beralaskan tanah yang dicampuri dengan sekam padi, kapur dan pasir.

Kepadatan kandang ayam

Namun yang terpenting pada masa pemeliharaan ini adalah kepadatan kandang. Jadi tiap-tiap satu meter persegi kandang harus berisi 30 sampai 35 ekor ayam. Dan dikurangi 5 ekor ayam perminggunya. Sehingga pada umur 60 hari permeter persegi hanya cukup untuk 7 hingga 10 ekor ayam.

Untuk kandang indukan rata-rata banyak yang menggunakan tipe kandang baterai yaitu satu ekor indukan satu sangkar. Namun kalau untuk pembesaran dianurkan untuk menggunakan kandang postal yaitu namun jantan dan betina tidak dicampur. Anakan ayam yang sudah berusia satu bulan bias dimasukkan kedalam kandang POSTAL.

VIRAL:  Analisis Peluang Bisnis Kue Kering Saat Lebaran

Perkiraan biaya pembuatan kandang POSTAL untuk ukuran 5 x 20 yang berisi sekitar 200 ekor ayam biayanya kurang lebih sekitar 20 juta Rupiah. Yang perlu diperhatikan dalam memelihara ayam kandang POSTAL adalah selalu memperhatikan kondisi sekam padi yang ada di lantainya. Hal ini biasa disebut dengan manajemen Sekam.

Yaitu harus dijaga betul sekam lantainya jangan sampai menggumpal ataupun basah. Sebab jika sekam sampai menggumpal apalagi becek, maka darisitu akan menimbulkan penguapan amoniak. Penguapan amoniak ltulah yang ahirnya menimbulkan berbagai macam penyakit pada ayam seperti, CRD, ngorok dan juga pilek.

Cara melakukan “manajemen Sekam “ adalah dengan melakukan pembalikan sekam. Jadi setiap hari ketika keliling kandang diusahakan kaki kita sambil nyaruk nyaruk lantainya agar sekamnya bisa terbalik agar sekam padi sebagai alasnya tadi selalu dalam kondisi kering dan tidak menggumpal.

Artikel Terkait