Cara Budidaya Bawang Merah Hingga Panen Untuk Pemula

admin

Bawang merah memiliki permintaan yang terus meningkat setiap tahunnya. Tanaman ini banyak dibudidayakan di sekitar Brebes dan dataran tinggi lainnya. Bawang merah lebih mudah tumbuh di daerah dataran tinggi. Panen yang dihasilkan terbilang berkesinambungan dan melimpah. apalagi jika Anda menanam bawang dengan pedoman yang benar. Menanam bawang merah membutuhkan teknik pengolahan tanah yang tepat.

Sebelum menanam, tanah harus digemburkan terlebih dahulu. Kemudian keasaman dinetralkan dengan kapur dolomit dan diendapkan terlebih dahulu sebelum mulai menanam benih. Bibit bawang merah juga mempengaruhi kualitas hasil panen nantinya. Oleh karena itu, agar mendapatkan hasil yang melimpah, Anda harus menerapkan proses pengolahan tanah, pemilihan bibit dan pemupukan dengan benar. Berikut ulasan lengkap tahapan penting budidaya bawang merah.

Budidaya Bawang

Pengolahan tanah

Kendorkan tanah terlebih dahulu dengan cara dicangkul selama 1 minggu dan biarkan tanah terkena sinar matahari. Jika tanah memiliki tingkat keasaman kurang dari 6-7, berikan kapur dolomit dengan dosis 1 ton per hektar. Diamkan selama 2 minggu. Buatlah bedengan pada lahan dengan lebar 1 meter dan tinggi bedengan 30 cm dengan panjang yang disesuaikan dengan luas lahan. Sisakan jarak setengah meter kemudian kendorkan hingga kedalaman 20 cm dan tambahkan pupuk kandang secukupnya.

Pemilihan bibit bawang merah

Jika umur umbi bibit kurang dari 2 bulan, potong ujung umbinya. Fungsinya agar pertumbuhan bawang merah lebih cepat. setelah itu anda harus menanam dengan jarak tanam 20 x 20 cm jika proses penanaman di musim hujan. Sedangkan pada musim kemarau jarak tanam harus lebih rapat agar umbi dapat tumbuh optimal.

Penyiraman dan pemupukan tanaman

Lakukan penyiraman secara rutin pagi dan sore hari. Setelah 10 hari, Anda bisa mengurangi intensitas penyiraman tanaman. Penyiraman dapat dilakukan pada pagi dan sore hari saja. Pemberian pupuk tambahan sangat penting untuk menjaga unsur hara yang dibutuhkan bawang merah. Pupuk susulan ini diberikan saat tanaman berumur 2 minggu dengan dosis 90 kg untuk jenis pupuk Urea. Dan 200 kg untuk pupuk KCl per hektar.

VIRAL:  Inilah Hal Kecil Yang Membuat Bisnis Kita Besar

Panen bawang

Rata-rata hasil panen bawang merah normal sekitar 5-12 ton per 1 hektar. Itu juga tergantung pada iklim dan kondisi lahan di daerah asal Anda. Keringkan bawang yang dipanen selama sekitar 1-2 minggu. Tujuan dari penjemuran ini adalah untuk mendapatkan bawang merah dengan kadar air 80%, sesuai dengan permintaan pasar yang ada.

Itulah beberapa tahapan panduan budidaya bawang merah. Semoga menambah referensi cara budidaya bawang merah yang akan anda lakukan.

Artikel Terkait