Cara Budidaya Ikan Koi Agar Sukses

admin

Koi, ikan hias ini merupakan salah satu jenis ikan hias yang banyak dipelihara untuk hiasan. Banyak orang Indonesia, terutama etnis Tionghoa, percaya bahwa memelihara ikan koi dapat membawa keberuntungan. Nama koi berasal dari bahasa Jepang yang berarti ikan mas dengan paku emas atau perak. Koi adalah simbol keberuntungan, cinta dan persahabatan. Koi banyak digunakan sebagai ikan hias karena bentuknya yang indah dengan sisik yang berkilauan.

Selain arwana, ikan koi merupakan salah satu ikan hias yang memiliki daya jual tinggi. Hal ini menjadikannya sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Anda bisa membudidayakan ikan koi dan menjualnya untuk mendapatkan keuntungan yang menggiurkan, namun bagi anda yang belum mengetahui cara membudidayakannya, jangan khawatir. Berikut dibawah ini kami sajikan cara dan panduannya bagi anda yang ingin membudidayakan ikan koi.

Budidaya Ikan Koi Agar Sukses

Menyiapkan Media Budidaya

Yang pertama adalah menyiapkan media budidaya. Anda harus menyiapkan media terlebih dahulu sebelum membudidayakan ikan koi. Anda bisa membuat kolam dari semen atau beton dengan ukuran 3 x 5 meter dengan kedalaman 150-170 cm. jika demikian, buat dan siapkan aerator dan filter. Aerator dan filter dimasukkan setelah proses penjernihan air di kolam. Aerator dan filter ini bertujuan untuk menjaga kualitas air dan meningkatkan kadar oksigen di dalam air yang akan digunakan untuk budidaya ikan koi.

Memilih Bibit Ikan Koi

Langkah kedua adalah menyeleksi bibit ikan. Anda harus memilih bibit ikan koi yang baik, segar, sehat, lincah dan berkualitas. Pemilihan bibit ikan koi harus anda perhatikan, pasalnya akan mempengaruhi proses pemanenan karena bibit dengan kualitas yang baik memiliki pertumbuhan yang cepat. Anda bisa memilih bibit koi yang berumur satu bulan.

VIRAL:  Analisis Peluang Bisnis Kue Kering Saat Lebaran

Menabur Benih

Yang ketiga adalah menabur benih. Anda dilarang memasukkan benih langsung ke dalam kolam. Nemih ditebar terlebih dahulu dengan aklimatisasi. Aklimatisasi adalah proses memasukkan benih ke dalam plastik berisi air dan oksigen kemudian dimasukkan ke dalam kolam selama 10-15 menit agar benih ikan koi dapat beradaptasi. Hal ini agar benih tidak mengalami stres. Jika sudah, buka plastiknya dan biarkan bijinya keluar dari plastiknya.

Memelihara Ikan Koi

Yang keempat adalah pemeliharaan. Proses pemeliharaan merupakan proses yang penting dimana proses ini akan sangat menentukan keberhasilan budidaya. Anda harus benar-benar merawat dan memelihara ikan koi dengan baik agar kelangsungan usaha Anda dapat berjalan dengan stabil. Anda bisa rutin mengecek kondisi air dan menggantinya jika sudah keruh. Jangan lupa untuk selalu mengecek suhu air. Suhu air yang ideal adalah sekitar 22-25 derajat Celcius. Selain itu, berikan pelet dengan kandungan protein yang baik untuk ikan koi.

Memanen Ikan Koi

Yang terakhir adalah panen. Anda bisa memanen jika ikan koi dinilai sudah siap dan matang untuk dipanen. Ikan koi yang siap dipanen adalah pada umur sekitar 3-5 bulan setelah ditebar dan di dalam kolam. Anda harus memanennya dengan hati-hati agar ikan tidak stres dan tidak terluka.

Nah itulah tadi panduan budidaya ikan koi. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Artikel Terkait