Cara Budidaya Kroto Semut Rangrang Media Toples

admin

Cara Budidaya Ternak Kroto Semut Rangrang Media toples Plastik. Anda pasti mengenal kroto? Ya, kroto adalah telur smeut rang-rang yang biasa untuk pakan burung. Budidaya Ternak Kroto Semut Rang-rang semakin lama semakin banyak jua peminatnya. Disamping harga krotonya yang masih menggiurkan juga cara budidaya ternaknya yang sangat mudah serta biaya operasionalnya yang terbilang ringan.

Mengambil Kolongi Rangrang

Dalam budidaya ternak semut rang rang Diawali dengan satu atau dua sarang koloni semut dari alam asli misalnya dari pohon mangga atau pohon lain yang menjadi tempat favorit berkembang biaknya hewan ini.

Saat mengambil sarang semut dari pohon sebaiknya dilakukan dengan pelan-pelan agar semut tidak banyak yang keluar dari sarangnya. Caranya bisa dengan memotong tangkai pada sarang tersebut dengan menggunakan gunting atau pisau.

Selanjutnya masukkan sarang koloni semut rang-rang tersebut kedalam taks kresek besar lalu tutup dengan rapat agar semut-semut tidak keluar.

Sebelum menaruh sarang koloni semut rang-rang pada toples, terlebih dahulu taruh sarang koloni semut rang-rang dari tas kresek tadi kedalam ember yang tepinya sudah di taburi tepung agar tidak bisa merayap kemana-mana. Setelah itu taruh sarang koloni semut rang-rang tersebut pada toples plastik yang berfungsi sebagai media untuk berkembang biaknya semut rang-rang pada saat dibudidayakan.

Caranya siapkan dulu toples plastik yang bagian bawahnya sudah di lubangi sebesar tutup botol Aqua, taburi bagian dalam toples tersebut dengan gula, lalu tutup toplesnya dan balikkan yakni bagian bawa berada diatas dan bagian tutup berada dibawah.

Setelah itu ambil daun-daun sarang koloni yang telah diambil dari pohon tadi diatas toples yang terbalik tadi. Agar semut tidak berkeliaran di lantai, buat rak-rak khusus untuk naruh toples-tples semut ini yang pada bagian kaki raknya dikasih wadah atau kaleng bekas yang berisi oli mesin. Sehingga semut cuman beraktifitas di rak saja dan tidak akan bisa merayap ke lantai sebab kaki raknya sudah kita kasih kaleng berisi oli.

VIRAL:  Ide Bisnis Dengan Potensi Penghasilan Tak Terbatas

Koloni semut rang-rang yang diambil dari pepohonan kebanyaki didalamnya terdapat ratu semut yang ukurannya lebih besar daripada semut rang-rang lainnya. Gerakan sang ratu semut tidaklah aktif meskipun memiliki sayap. Biasanya dalam satu koloni terdapat satu hingga dua ratu semut rang-rang.

Tak ubahnya seperti prajurit yang sedang menjaga sang ratu, semut semut rang-rang ini selalu mengerumuni sang ratu. Keberadaan ratu dalam budidaya ternak kroto semut rang-rang sangat penting artinya, sebab akan menghasilkan larva atau kroto yang lebih banyak dibandingkan dengan yang tanpa ratu. Semut rang-rang yang diternakkan biasanya tidak begitu mengigit, tapi kalu semut rang-rang yang dialam liar pasti agresif dan mengigit.

Makanan Semut Rangrang

Makanan untuk budidaya ternak kroto semut rang-rang adalah dua ekor hingga enam ekor jangkrik setiap harinya tergantung kuantitas semut rang-rang yang kita budidayakan. Semut rang-rang juga dikasih mium air gula pasir yang dituangkan pada tutup botol yang sudah dipersiapkan diatas toples sarang.

Dari segi perawatan budidaya semut rang-rang tidaklah sulit, hanya dengan pemberian pakan satu kali sehari berupa dua hingga enam ekor jangkrik atau atau jenis serangga lainnya pada setiap toples. Jangkrik adalah menu makanan favorit pada semut rang-rang yang dibudidayakan. Jika jangkrik sudah diletakkan pada permukaan toples semut-semut ini siap menyantapnya dengan cara menghisap.

Seperti halnya budidaya hewan lain seperti Ternak Burung Kenari ataupun Ternak Ayam Kampung Unggulan, ternak kroto semut rang-rang juga memerlukan makanan tambahan agar menghasilkan krot yang lebih banyak.

Makanan tambahan ini umumnya berupa minuman yang diberi gula dan vitamin. Pemberian minuman bersamaan waktunya saat setelah pemberian pakan.

Kebanyak para pembudidaya kroto awal-awalnya memang untuk diambil hasil krotonya. Baik untuk dijadikan pakan burung peliharaannya sendiri ataupun untuk dijual. Namun lambat laun mereka tidak lagi menjual krotonya namun menjual bibit semut rang-rang yang ada didalam toples plasti berukuran 10 liter dari hasil budidaya.

VIRAL:  Ide Bisnis Sampingan Untuk Karyawan Swasta

Setiap toples berisi setengah hingga satu kilogram bibit ternakan semut rang-rang biasanya dibandrol dengan harga 80 ribu Rupiah. Para pembudidaya kroto semut rang-rang pada umumnya bermula dari kegemarannya memelihara burung ocehan yang membutuhkan kroto sebagai makanannya hingga ahirnya membudidayakan sendiri kroto semut rang-rang.

Banyak cara yang bisa dilakukan dalam mengais rejeki dari pakan burung. Untuk budidaya kroto semut rang-rang sendiri pun berbagai macam cara yang dilakukan oleh pembudidayanya. Ada yang membudidayakan kroto semut rang-rang dengan media toples plastik, ada yang menggunakan botol Aqua bekas, dan ada juga yang menggunakan potongan-potongan bambu.

Tempat Budidaya Semut Rangrang

Agar menghasilkan kroto atau bibit semut rang-rang yang berkualitas, tempat budidanya harus berhawa sejuk. Pakan dan minuman semut juga harus diperhatikan betul agar hasil panennya bisa maksimal. Air minum semut harus direbus lebih dahulu kemudian dicampurkan gula pasir secukupnya. Jika air tidak direbus maka semut rang-rang ini tidak bisa bertelur.

Penghasilan dari budidaya kroto sangat lumayan, jika dilakukan dengan intensif perminggunya dapat menghasilkan enam hingga sepuluh kilo gram kroto. Namun juga tergantung banyaknya koloni semut rang-rang yang dibudidayakan.

Nah bagaimana teman, anda tertarik untuk budidaya semut rang-rang ini..? tidak ada salahnya untuk dicoba. Demikianlah artikel singkat tentang Cara Budidaya Ternak Kroto Semut Rang-rang Media toples Plastik sebagai inspirasi buat anda, semoga berguna.

Artikel Terkait